Copyright © artikel sederhana
Design by Dzignine
Jumat, 21 Desember 2012

Tak Ada yang Kuat Gendong Saat Jatuh, Motivasi Hilangkan Berat Badan 95 Kg


    

                                 
       









     Before                                                                                                                          After      

    Jakarta, Jennifer Hodges (41 tahun) mengakui dirinya kecanduan makanan cepat saji dan olahan, serta memiliki gaya hidup yang tidak aktif. Kondisi ini tentu saja membuat bobot tubuhnya meningkat hingga 166 kg dengan tinggi badan 172 cm. Penyebab banyak makan yang dialami oleh Jennifer ini karena ia terbiasa sejak kecil ditinggal oleh orang tuanya yang bekerja serta kurangnya teman, sehingga ia mengatasi kesepian dan bosannya dengan makanan. Tak jarang Jennifer seringkali merasa orang-orang di sekitarnya membicarakan ia ketika tengah berbelanja makanan, atau ketika ia mengajak anak-anaknya keluar untuk makan. Namun semua itu berubah ketika ia terjatuh di halaman belakang dan tidak bisa bangun sendiri. Ketiga anaknya harus berlari ke rumah memanggil suaminya, dan ia pun digulung dengan selimut untuk bisa diseret ke dalam rumah. Momen itu seperti menjadi titik balik bagi hidupnya. Jennifer tahu bahwa ia harus mengubah gaya hidupnya, bukan hanya untuk dirinya sendiri tapi juga demi seluruh keluarganya.


      Jennifer pun mendaftarkan diri ke pusat kebugaran. Secara perlahan ia mulai rutin melakukan olahraga dan setelah 3 bulan ia memberanikan diri masuk kelas kebugaran Body Step. Ia pun menceritakan tujuan dan keterbatasannya pada sang pelatih sehingga bisa diberikan pilihan gerakan yang tidak terlalu sulit. Setelah 3 bulan, ia merasa lebih percaya diri dengan tubuhnya dan berat badannya mulai berkurang. Hal ini semakin memotivasinya untuk terus berlatih, ia pun menambahkan latihan kardio dan kekuatan, serta bodycombat dan RPM.

      Grup kebugaran yang diikutinya telah mengubah hidup Jennifer, bahkan ia pun kini juga turut memotivasi dan menghibur teman-teman kelompoknya yang memiliki tubuh besar. Selain berolahraga, Jennifer pun mengubah pola makannya. Ia tidak lagi mengonsumsi makanan cepat saji, namun mulai mencoba belajar memasak dan membuat makanan sendiri, seperti omelet putih telur dengan bayam, jamur, paprika dan tomat untuk sarapan.

     Sedangkan makan siangnya diisi dengan protein tanpa lemak dan sayuran, makan malam pasta gandum, beras merah dengan protein. Serta camilannya pun berganti menjadi segala macam buah seperti apel, pisang dan mangga atau yoghurt beku. Semua usaha yang dilakukan oleh Jennifer ini tidaklah sia-sia. Hidupnya kini benar-benar berubah, ia berhasil menurunkan berat badannya sebanyak 95,35 kg. Kini bobot tubuhnya menjadi 70,65 dan ia jauh terlihat lebih ramping dan bugar dengan bentuk tubuhnya yang baru.

Sumber : HuffingtonPost

0 komentar:

Poskan Komentar

Semangat untuk Belajar dan Terus Berdoa

Semangat untuk Belajar dan Terus Berdoa