Copyright © artikel sederhana
Design by Dzignine
Rabu, 19 Desember 2012

Studi: Tes IQ Tidak Akurat untuk Menilai Kecerdasan

Jakarta, Tes IQ telah dikenal selama bertahun-tahun. Banyak orang percaya bahwa tes ini dapat mengukur kecerdasan orang dengan tepat, namun ada juga yang berpendapat hasilnya belum tentu akurat. Sebuah penelitian baru-baru mendukung pendapat kedua yang menyatakan tes IQ bisa keliru.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Neuronini menegaskan bahwa tes IQ bukanlah prediktor kecerdasan yang akurat. Bahkan, menurut para peneliti, tidak ada satu pun tes yang telah disusun saat ini dapat memberikan penilaian tepat atas semua jenis kecerdasan.

Para peneliti memberikan 12 jenis tes kognitif untuk mengukur berbagai jenis kecerdasan. Secara garis besar tes yang diberikan mencakup tes daya ingat, penalaran, kemampuan memperhatikan dan perencanaan. Pertanyaan mengenai latar belakang dan gaya hidup peserta juga disertakan.

Dalam penelitian ini, digunakan metode survei yang dapat diakses oleh semua orang di dunia. Awalnya para peneliti mengira hanya akan mendapat respons dari sekitar 100 orang saja. Tapi ternyata ada sekitar 100.000 orang yang ikut serta dari berbagai usia dan budaya.

Seperti dikutip dari Medical Daily, Kamis (20/12/2012), hasilnya menemukan bahwa tidak ada satu pun tes yang dapat mendeskripsikan segala jenis kecerdasan. Perbedaan hasil tes sendiri dapat disebabkan oleh berbagai faktor, misalnya memori jangka pendek dan penalaran.

Para peneliti lalu berupaya memetakan cara kerja otak saat mengolah kemampuan kognitif menggunakan scan otak fMRI. Ternyata memang benar, gaya hidup dan latar belakang peserta ikut mempengaruhi perbedaan hasil tes.

Misalnya, latihan otak tidak banyak membantu mempertahankan kecerdasan, penuaan menurunkan daya ingat dan kemampuan penalaran, orang yang menderita kecemasan memiliki memori jangka pendek yang buruk, perokok mendapat memiliki memori jangka pendek dan kemampuan verbal yang buruk.

Di sisi lain, orang yang rutin bermain video game ternyata memiliki memori jangka pendek dan penalaran yang baik dibanding kebanyakan orang. Setelah mengetahui hasil tes IQ amat dipengaruhi banyak faktor, para peneliti ingin melanjutkan penelitiannya dengan tes versi baru untuk melihat variasi kemampuan kognitif.


0 komentar:

Poskan Komentar

Semangat untuk Belajar dan Terus Berdoa

Semangat untuk Belajar dan Terus Berdoa